Tuesday, November 29, 2016

pemuda dan sosialisasi (pemuda untuk negeri yang lebih baik)



Pemuda untuk negeri yang lebih baik

Negeri yang kita cintai
Lihatlah nasibmu sekarang
Apakah kau sadar?
Tidaklah sedikit rakyatmu yang menderita

            Melihat nasib negeri ini
            Banyak anak kurang gizi
            Banyak bayi di telantarkan
            Betapa mirisnya negeri ini

Kita seharusnya sebagai pemuda
Sadarlah...
Betapa sangat di butuhkanya kita
Oleh negeri yang kita cintai ini

            Ayolah pemuda....
            Janganlah menjadi pemuda yang hanya tinggal diam
            Melihat negeri ini hancur
            Marilah bergerak sebagai pemuda untuk negeri yang lebih baik
           


masalah sosial (sampah)



Sampah

Marilah teman-teman
Kita lihat sekeliling kita
Betapa banyaknya sampah yang berserakan
Betapa banyaknya penyakit yang menumpuk

            Sudah berapa banyak sampah yang kita buang sembarangan
            Sudah berapa banyak lingkungan yang kita cemari
            Betapa bodohnya kita
            Tempat yang kita tinggali banyak sarang penyakit karena diri kita sendiri

Sampah....
Yang merajalela lingkungan kita
Hanya di pandang sebelah mata
Hanya di pandang bagaikan masalah kecil yang tidakalah penting

            Ayolah teman-teman
            Sadarlah....
Bahwa menjaga lingkungan,dengan membuang sampah pada tempatnya adalah hal yang sangat penting bagi masa depan.
Marilah kita mulai dengan hal yang kecil,buanglah sampah pada tempatnya

Sunday, November 27, 2016

Pertumbuhan Penduduk



Pertumbuhan Penduduk

Pertambahan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan "per waktu unit" untuk pengukuran. Sebutan pertambahan penduduk merujuk pada semua spesies, tetapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertambahan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.

Jumlah penduduk Indonesia di Tahun 2014 peringkat 4 jumlah penduduk dunia

              Berkaitan dengan keadaan jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia jika dibandingkan dengan keandaan penduduk di negara-negara lain, Indonesia masih masuk posisi 5 besar negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia (Berdasarkan data dari Departemen Perdagangan AS). Indonesia berada di nomor 4 bersaing dengan negara Brasil di posisi ke-5. China masih menguasai dunia dengan jumlah populasi terbanyak saat ini. China menempati posisi pertama dengan jumlah populasi yang mencapai 1,355 miliar. India berada diposisi kedua dengan memiliki jumlah penduduk mencapai 1,236 miliar. AS masih berada di posisi ketiga dari peringkat negara dengan jumlah penduduk terbanyak dengan jumlah penduduknya yang mencapai 318.892 juta. Indonesia berada di peringkat keempat dengan jumlah penduduk mencapai 253,60 juta jiwa dan disusul Brasil yang mencapai jumlah penduduk sebesar 202,65 juta jiwa.


Jumlah penduduk Indonesia Tahun 2015

            Jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan terus bertambah sehingga diproyeksikan pada tahun 2015 penduduk Indonesia berjumlah 255 juta jiwa hingga mencapai 305 juta jiwa pada tahun 2035

Perkembangan Penduduk Dunia

Penduduk dunia saat ini ini menurut data Bank Dunia adalah di kisaran menyentuh 7 milyar jiwa. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya peradaban manusia.
Tidak ada data pasti mengenai perkembangan penduduk dunia dari zaman pertama kali adanya manusia. Berdasarkan data dari tahun 1650an hingga saat ini terdapat 5 fase perkembangan penduduk dunia yaitu;

             1. Periode 1650-1800
Pada periode ini diperkirakan jumlah penduduk dunia mencapai 900 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduk 0,4 % per tahun. Periode ini ditandai dengan:
1.Mulai berkembangnya teknik pertanian
2.Berdirinya pabrik-pabrik pada tahap awal
3.Pengembangan sarana dan prasarana transportasi
4.Kondisi politik di berbagai negara relatif stabil

2. Periode 1800-1850
Selama periode ini (50 tahun) jumlah penduduk dunia bertambah sekitar 33% yang ditandai dengan gejala berikut:
             1.Meningkatnya tatanan politik dan ekonomi negara
             2.Mulai timbulnya kesadaran akan lingkungan
             3.Adanya perhatian untuk mengontrol laju pertumbuhan penduduk

3. Periode 1850-1900
Periode ini memiliki ciri:
1.Mulai dilakukannya sensus penduduk di berbagai negara
2.Peningkatan produktivitas manusia karena kemajuan IPTEK
3.Di beberapa negara terjadi penurunan fertilitas

4. Periode 1900-1930
Periode ini sangat erat kaitannya dengan terjadinya Perang Dunia 1 dan perkembangan penduduk dunia terbagi menjadi 3 wilayah yaitu:
             1.Wilayah Amerika Serikat dan Eropa Barat pertumbuhan penduduknya mulai terkendali.
             2.Wilayah Eropa timur, Afrika Utara, Amerika Latin dan Jepang, angka pertumbuhan penduduknya masih tinggi.
             3.Wilayah yang tidak termasuk 2 wilayah diatas pertumbuhan penduduknya tinggi.

             5. Periode 1930-sekarang
Merupakan periode ledakan penduduk dunia karena berbagai faktor yaitu:
1.Berakhirnya Perang Dunia
2.Meningkatnya pelayanan kesehatan dan pendidikan
3.Penemuan berbagai jenis obat dan antibiotik
4.Teknologi semakin maju di berbagai bidang
5.Taraf ekonomi mulai meningkat

Masalah Sosial (Kemiskinan)



Masalah sosial (Kemiskinan)

Masalah Sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya (Jenssen, 1992). Masalah sosial dipandang oleh sejumlah orang dalam masyarakat sebagai sesuatu kondisi yang tidak diharapkan.

Penyebab masalah sosial:

1.Sebagai akibat dari perubahan sosial

Perubahan demografi (pertumbuhan atau pengurangan atau perubahan dalam susunan penduduk), perubahan ekologi (perubahan dalam relasi antara (penduduk dengan lingkungannya), perubahan kultural (perubahan dalam relasi untuk memproduksi hasil ciptaan manusia, termasuk perubahan teknologi, dan perubahan struktur (perubahan organisasi dan relasi-relasi sosial). Perubahan-perubahan yang alami umumnya tidak banyak mendapatkan sorotan atau tanggapan karena dianggap wajar. Sedangkan perubahan yang terencana sering menimbulkan kritik tajam bila tidak menemukan apa yang diharapkan atau timbulnya masalah sosial akibat tidak sesuainya harapan dan kenyataan. 

2.Sebagai akibat dari pembangunan sosial

Pembangunan sosial adalah suatu proses perubahan sosial yang terencana dan dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sebagai suatu keutuhan, dimana pembangunan ini dilakukan untuk saling melengkapi dengan dinamika proses pembangunan ekonomi. Namun, ketika proses perubahan ini tidak berjalan sesuai dengan rencana, maka tujuan dari pembangunan ini tidak akan terwujud, yang kemudian dapat menimbulkan masalah sosial bagi masyarakat yang menjadi target pembangunan ini. 

Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

Penyebab kemiskinan

1.penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh dari perilaku dan pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pemasukan.
2.penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan pemasukan keuangan keluarga.
3.penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau keluarga yang mudah tergoda dengan keadaan tetangga adalah contohnya.
4.penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya adalah perbudakan.
penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.

Kesimpulan:
Menurut pendapat saya untuk memperkecil kemiskinan salah satunya adalah:
Bantuan kemiskinan,(membantu secara langsung kepada orang miskin).Dan Pemerintah harus membuat lapangan pekerjaan yang dapat menyerap banyak tenaga kerja,karena pengangguran adalah salah satu penyebab terjadinya kemiskinan.